whatsapp: +62851-0461-2299
close
Beranda / Cerita Pasien

Ablasi Microwave "Menunjukkan Bakatnya" Untuk Hepatoblastoma Pada Anak

None

Date:2021-08-04Author:NoneFrom:#

WeChat Image_20210804120108.png


Hepatoblastoma, juga dikenal sebagai tumor embrionik hati, karsinoma hepatoseluler bayi, lebih sering terjadi pada bayi di bawah 2 tahun, yang menduduki 50-60% tumor primer hati ganas pada anak-anak, juga merupakan tumor ganas intra-abdominal yang sering dijumpai sesudah neuroblastoma sekunder dan tumor Wilms pada anak-anak.


Pada akhir September tahun lalu, Xiao Wang, yang berusia lebih dari 2 tahun, mengalami demam dan perut kembung tanpa sebab yang jelas. Pergi ke rumah sakit setempat untuk pengobatan, pemeriksaan CT menemukan "massa di hati", patologi biopsi menunjukkan hepatoblastoma. Dibawah perawatan dokter Xiao Wang menjalani beberapa kemoterapi, dan menerima reseksi tumor hati pada awal tahun. Pada pertengahan Juni tahun ini, Xiao Wang memeriksa ulang alfa-fetoprotein 289ng/ml, dan PET/CT seluruh tubuh menunjukkan ada lesi baru di hati setelah kemoterapi dan operasi hepatoblastoma.


PART ONE

fuda04_147568.png

 Hepatoblastoma kambuh pasca operasi, radius 1cm


Untuk pengobatan lebih lanjut, Xiao Wang dan keluarganya datang ke Rumah Sakit Kanker Fuda Guangzhou untuk berobat. Setelah opname, Xiao Wang melakukan pemeriksaan yang relevan, USG Doppler warna menunjukkan ada nodul hypoechoic dengan ukuran 2.1x1.4cm di persimpangan segmen hati S5/8; MRI DWI+ scan perut bagian atas ditemukan nodul di S1, S8 hati dan nodul didepan dan nodul kapsul dibagian depan hati S3, tumor metastatik.

fuda04_141760.png

fuda04_988526.png

Luka operasi sebelumnya

Ablasi tumor


Berdasarkan riwayat kesehatan Xiao Wang, para ahli di rumah sakit kami memutuskan untuk melakukan terapi ablasi gelombang mikro untuk tumor hati sesegera mungkin. Selama operasi, Prof.Niu Lizhi dengan teliti dan akurat memposisikan dan mengukur tumor dibawah bimbingan USG+CT. Jarum ablasi gelombang mikro ditusuk ke area target tumor yang disebutkan diatas, tujuan inaktivasi, sehingga protein sel kanker didenaturasi dan dikoagulasi dengan tujuan nekrosis ireversibel, sehingga "membakar" sel kanker. Setelah operasi, kondiis Xiao Wang baik dan tidak ada komplikasi, seminggu kemudian dia keluar dari rs.

WeChat Image_20210804120105.png 

Tindakan berjalan lancar dibawah anestesi


Untuk pengobatan hepatoblastoma, pada umumnya pilihan pertama adalah reseksi bedah jika masih bisa diangkat semua. Jika tidak dapat direseksi, perlu dipertimbangkan kemoterapi pra operasi, tujuan mengecilkan tumor dan mengubah tumor yang tidak dapat direseksi menjadi tumor yang dapat direseksi. Namun, faktor-faktor seperti munculnya resistensi multidrug (MDR) dan residu pasca operasi menyebabkan tingkat kekambuhan yang tinggi, yang secara serius mempengaruhi efek pengobatan. Dengan panduan ultrasound, teknologi inti ablasi gelombang mikro tumor padat adalah efek termal, yang semakin populer dalam praktik klinis dan telah mencapai hasil yang baik. 

 WeChat Image_20210804120110.png 


Sebagai teknologi minimal invasif, prinsip ablasi gelombang mikro sebenarnya sama dengan ablasi microwave. Dengan dipadu teknologi radiologi, jarum gelombang mikro ditusukkan ke dalam jaringan tumor, dibawah aksi medan elektromagnetik gelombang mikro, pemanasan microwave menyebabkan nekrosis koagulatif jaringan tumor dengan tujuan "membakar" sel tumor. Karena ablasi gelombang mikro memiliki gambaran kecil dari jaringan normal di sekitar tumor, ia dapat membunuh tumor sambil mempertahankan fungsi organ.


WeChat Image_20210804121630.png


Ablasi gelombang mikro banyak digunakan dalam pengobatan kanker hati ukuran kecil pada orang dewasa, dan jarang digunakan pada anak-anak dengan hepatoblastoma. Karena lokasi perawatan ablasi hati dan gelombang mikro pada anak-anak memerlukan anestesi umum, risikonya secara signifikan lebih besar daripada orang dewasa, dan membutuhkan teknologi penentuan posisi yang lebih tepat dan tingkat ketrampilan yang tinggi. Penggunaan teknologi fusi multi-pencitraan (CT/ultrasound) secara akurat menemukan posisi tumor metastasis, ablasi multi metastasis sepenuhnya, tidak hanya untuk mencapai hasil yang lebih baik dalam pengobatan tumor hati, tetapi juga mengurangi kerusakan jaringan normal dan pembuluh darah disekitarnya.


WeChat Image_20210804120107.png


Pengetahuan Kesehatan


Mengapa anak-anak menderita hepatoblastoma? Apakah itu genetik?


Patogenesis hepatoblastoma tidak sepenuhnya dipahami, tetapi umumnya dianggap sebagai tumor embrionik, yang berarti bahwa selama perkembangan embrionik, faktor-faktor tertentu menyebabkan diferensiasi abnormal sel-sel hati dan secara bertahap membentuk tumor, sehingga hepatoblastoma bukanlah penyakit genetik.


Dalam beberapa tahun terakhir, dikemukakan pada etiologi hepatoblastoma: kelainan kromosom, faktor genetik, berat badan lahir rendah (<1500g), berbagai faktor selama kehamilan (seperti penggunaan obat kontrasepsi , penerapan gonadotropin, minum berlebihan dan merokok selama kehamilan), hipertensi selama kehamilan, polihidramnion, preeklamsia, obesitas pada trimester pertama, dll, faktor lingkungan pengaruhnya tidak besar. Selain itu, ada juga laporan yang menunjukkan hubungan familial antara hepatoblastoma dan familial adenomatous polyposis (FAP).

 

WeChat Image_20210804120112.jpg


Kondisi apa saja yang menunjukkan bahwa itu mungkin hepatoblastoma?


Hepatoblastoma adalah tumor ganas yang relatif jarang, tetapi memiliki insiden tumor ganas hati tertinggi pada anak-anak, karena anak-anak tidak akan menunjukkan rasa sakit dan ketidaknyamanan, jika orang tua lalai untuk mengamati, akan dengan mudah menyebabkan keterlambatan penyakit.


Manifestasi utama kebanyakan anak adalah pembengkakan pada perut kanan atas, benjolan biasa dapat dirasakan, umumnya tidak ada rasa sakit, secara bertahap benjolan akan menjadi lebih besar. Jika perut kanan atas anak ditemukan bengkak tanpa sebab dan terasa ada benjolan, perlu ke rumah sakit tepat waktu untuk pemeriksaan medis dan pemeriksaan B-ultrasonik untuk menentukan lokasi benjolan. Jika berasal dari hati, tes pencitraan CT atau MRI lebih lanjut diperlukan untuk menentukan bagian hati mana yang berasal dari massa dan apakah ada kondisi pembedahan.


Alpha-fetoprotein (AFP) adalah penanda tumor sensitif dari hepatoblastoma, yang dapat menilai tumor jinak dan ganas. Namun orang tua perlu memperhatikan bahwa untuk anak usia <10 bulan,  bayi sendiri juga akan mengalami peningkatan AFP, nilai AFP bayi pada usia ini belum tentu mewakili keganasan di hati, dan memerlukan dokter profesional untuk menginterpretasikannya.

 

Jika ditemukan kelainan, segera konsultasi dengan dokter. Diagnosis dan pengobatan tepat waktu

Penundaan akan meningkatkan kesulitan pengobatan dan kehilangan kesempatan untuk sembuh.


  • Irreversible Electroporati..
  • Argon- Helium Cryoablasi..
  • Transarteri Kemoterapi Int..
  • Combined Immunoterapi Untu..
  • Brachyterapi..
  • Photodynamic Terapi (PDT)..
  • Microwave Hiperthermia..
Dokter Lainnya
  • RS Khusus Kanker Nasional
  • Bersertifikasi Internasional JCI
  • Pusat Cryoablasi Kanker Asia- Pasifik
  • Pusat Medis, Institut Biomedis dan Kesehatan Guangzhou, Akademik Ilmu Pengetahuan di Tiongkok