whatsapp: +62851-0461-2299
close
Beranda / Berita

Kuliah Prof.Xu Kecheng “Cryoablasi dan Imunoterapi, membuka pintu baru dalam pengobatan tumor.

None

Date:2022-11-01Author:NoneFrom:#

fuda01_725819.jpg

Sampai saat ini, metode pengobatan tumor pilihan utama adalah reseksi bedah, tetapi beberapa pasien sudah kehilangan kesempatan reseksi pada saat diagnosis. Dengan perkembangan dan peningkatan teknologi medis, banyak metode pengobatan baru ditemukan seperti pengobatan minimal invasif dan imunoterapi.

 

Cryoablation dilakukan di bawah bimbingan CT atau ultrasound. Pada pengobatan ini kecepatan dan waktu pembekuan, suhu dan ukuran bola es di area jarum ablasi sepenuhnya dapat dikontrol, sehingga lebih aman dan akurat dimana pengobatan minimal invasif ini telah banyak digunakan dalam pengobatan klinis. Beberapa hari yang lalu, Liang Bing, wakil presiden Rumah Sakit Kanker Fuda Guangzhou, berbagi ilmu tentang pembekuan dan imunisasi dalam kuliah ke-10 "Fuda New Vision Xu Kecheng Lecture Hall".

WeChat Image_20221101170001.jpg 

Cryoablation sebagai salah satu teknik pengobatan invasif minimal, karakteristik pada pembentukan bola es dengan suhu ultra-rendah pada sel tumor. Dalam proses cryo, siklus pembekuan dan suhu dinaikkan kembali akan menyebabkan pecahnya dinding sel, kerusakan sel, pembuluh darah kecil tersumbat, mikrotrombosis, dan lain-lain, yang mengakibatkan iskemia dan hipoksia jaringan tumor, mengakibatkan nekrosis iskemik sel dan jaringan tumor mati. Cryoablasi   menjadi pilihan pengobatan untuk pasien dengan tumor stadium lanjut, terutama dengan kondisi fisik yang buruk, usia lanjut, dan mereka yang tidak dapat mentolerir operasi radikal.

 

Dibandingkan dengan pengobatan lain seperti pembedahan, radioterapi, kemoterapi, ablasi termal, setelah pembekuan-kenaikkan suhu, siklus diulang, sel-sel tumor pecah dan membran sel larut, yang mendorong pelepasan antigen yang terlindung didalam sel, sehingga menginduksi respons anti-tumor spesifik atau non-spesifik, yang mana akan lebih efektif merangsang respons imun anti-tumor dan bahkan menginduksi "efek jauh", yaitu dapat mengecilkan tumor atau hilangnya metastasis jarak jauh, yang sangat penting buat pasien stadium lanjut.

WeChat Image_20221101165957.jpg 

▲Cryo ablasi menyebabkan sel mati dan respon mekanisme imun

 

Pengamatan awal menunjukkan setelah ablasi tumor primer, terjadi regresi spontan pada tumor metastasis. Fenomena ini telah ditunjukkan pada percobaan tikus, dimana cryoablation menginduksi respons sel-T spesifik anti-tumor. Beberapa penelitian selanjutnya telah membuktikan adanya respon imun yang diinduksi oleh cryoablation. Artinya, cryoablation membunuh beberapa sel tumor, sel tumor yang terbunuh akan membangunkan fungsi kekebalan mereka sendiri untuk membunuh sel tumor yang tersisa. Oleh karena itu, respon imun antitumor yang diinduksi oleh cryoablation disebut respon cryoimun.

Faktor yang mempengaruhi efek imun cryoablation

Kisaran ablasi

Ketika sejumlah besar tumor dibekukan, akan menghasilkan sejumlah besar imun kompleks yang dapat menyebabkan "area toleransi tinggi", yaitu kelebihan antigen dapat menyebabkan imunosupresi, teori Cryoablasi modern menekankan ablasi komplit, tepi bola es harus melebihi tepi lesi sebesar 1cm;

Kecepatan pembekuan

Tingkat kecepatan pembekuan yang tinggi menyebabkan nekrosis sel, yang mengaktifkan respon imun, sedangkan tingkat kecepatan yang rendah menyebabkan apoptosis sel, yang menyebabkan imunosupresi;

Rasio nekrosis dan apoptosis

Meningkatkan area nekrosis dan mengurangi area apoptosis merupakan faktor penting untuk memperkuat kekebalan;

Jumlah siklus pembekuan

Penelitian saat ini menunjukkan kemungkinan 2 siklus adalah parameter terbaik, yang dapat secara efektif mengaktifkan sel-sel kekebalan anti-tumor, meningkatkan sekresi sitokin pro-inflamasi, akan efektif menghambat pertumbuhan tumor;

Waktu imunoterapi

Kemungkinan ada jeda waktu antara imunosupresi dan peningkatan kekebalan.

 

Perlu dicatat bahwa meskipun cryoablasi tumor lokal dapat menimbulkan respon imun sistemik, dalam banyak kasus, respon imun yang ditimbulkan oleh cryoablasi tidak cukup untuk membasmi tumor yang menyebar secara sistemik. Oleh karena itu, bagaimana meningkatkan efektifitas kekebalan cryoablation adalah kunci untuk mencapai efek “jarak jauh” dalam mengobati tumor stadium lanjut.

WeChat Image_20221101170003.jpg 

Ketika penggabungan cryoablasi dan imunoterapi, kedua terapi ini saling mendukung, dan respons imun dapat ditingkatkan lebih lanjut, keduanya bersinergi satu sama lain, yang tidak hanya membantu membunuh sisa jaringan tumor setelah ablasi, tetapi juga mengurangi kekambuhan tumor dan metastasis. Pemeriksaan imun inhibitor target CTLA-4 dan PD-1, meningkatkan sel DC, sel T regulator, dan terapi ajuvan inhalasi hidrogen, dll akan meningkatkan efektifitas imunoterapi tumor, mengontrol penyebaran tumor dan kekambuhan tumor.

Kesimpulan Prof.Xu

Saat ini, kombinasi pengobatan cryoablasi dan imunoterapi merupakan strategiterapi baru yang sedang dievaluasi kemanjurannya, terutama pada pasien dengan tumor metastasis. Namun, efek klinis yang sebenarnya masih perlu dipelajari dan dieksplorasi lebih lanjut dimana telah membuka jalur baru untuk terapi imun tumor.

 


  • RS Khusus Kanker Nasional
  • Bersertifikasi Internasional JCI
  • Pusat Cryoablasi Kanker Asia- Pasifik
  • Pusat Medis, Institut Biomedis dan Kesehatan Guangzhou, Akademik Ilmu Pengetahuan di Tiongkok